Kontrak LNG dengan Gunvor: Analis Optimis PGN Mampu Memenuhi Pasokan Gas

Ketidakpastian terkait kontrak penjualan LNG antara PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) dan Gunvor Singapore Ltd tidak akan membuat PGN menghadapi kerugian hingga senilai kontrak yang disepakati. Analis energi, Marolop Alfred Nainggolan, yakin bahwa PGN, sebagai Subholding Gas di bawah naungan Pertamina, akan memastikan kesepakatan tersebut memberikan keuntungan optimal.

Marolop menegaskan bahwa spekulasi mengenai potensi kerugian PGN tidak mencerminkan angka yang sebenarnya. Meskipun nilai kontrak belum diungkapkan secara resmi, Marolop memaparkan bahwa PGN, sebagai perusahaan yang berusaha memperoleh pasokan LNG dengan segala cara, tidak akan merugi hingga 100 persen, berapapun harganya.

Namun, ia juga mengakui potensi kerugian tetap ada dalam transaksi dengan Gunvor. Marolop mencontohkan bahwa PGN mungkin saja mendapatkan pasokan LNG dengan harga yang lebih tinggi untuk memenuhi kontrak dengan Gunvor. Dalam bisnis migas yang dipengaruhi fluktuasi harga yang tidak dapat diprediksi, kerugian adalah bagian dari risiko bisnis.

Meskipun demikian, Marolop menilai bahwa PGN memiliki potensi untuk mengalami kerugian yang terkendali. Dia menyoroti bahwa kontrak jual beli gas selalu memiliki dimensi jangka panjang, sehingga keseluruhan keuntungan dan kerugian suatu kontrak tidak dapat dinilai hanya dalam satu tahun kalender. Strategi PGN untuk memperluas portofolio bisnisnya dengan masuk ke bisnis LNG dianggap tepat mengingat penurunan produksi gas pipa dan peningkatan produksi migas di Indonesia bagian Timur.

Sebagai subholding gas, PGN memegang peran penting dalam menjaga ketahanan energi nasional. Langkah-langkah seperti revitalisasi Tangki Arun F-6004 untuk pemanfaatan Arun sebagai LNG Hub juga dilihat sebagai upaya PGN untuk menjaga kekuatan bisnisnya di masa depan.

Sumber : https://www.suara.com/bisnis/2023/12/24/095533/kontrak-lng-dengan-gunvor-analis-ini-yakin-pgn-dapat-penuhi-pasokan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *