Tanjungpandan—Dr. Safrizal ZA, Penjabat Gubernur Bangka Belitung (Babel), tampaknya tidak tahu tentang hari libur. Safrizal segera bergerak untuk memastikan bahwa beberapa bahan pokok tersedia di Babel pada Kamis (8/2) pagi tadi.
Safrizal langsung menuju gudang logistik Bulog cabang Tanjungpandan dengan bantuan Komandan Lanud HAS Hanandjoeddin Letkol Pnb Dian Bashari, seperti yang dia lakukan di Belitung. Dia memeriksa stok beras, minyak goreng, gula, dan tepung terigu.
Dengan demikian, ketersediaan di Belitung dan Belitung Timur (Beltim) diharapkan aman hingga puasa di bulan Ramadan dan perayaan Idul Fitri yang akan datang. Ini adalah laporan yang diberikan kepada Safrizal oleh Syarial Asman, operator Perum Bulog di kantor cabang Tanjungpandan, Belitung.
Safrizal menyatakan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir tentang kelangkaan dan kenaikan harga karena kebutuhan di Belitung dan Beltim diperkirakan akan terpenuhi dengan aman.

Beliau menjelaskan bahwa kondisi saat ini terdapat 200 ton stok beras, bersama dengan 500 ton pengiriman baru yang tiba di pelabuhan. “Beras yang disediakan Bulog terutama beras medium dengan stok yang cukup,” katanya.Mengenai ketersediaan minyak goreng, Safrizal menyatakan bahwa stok Bulog saat ini berjumlah 90 ton, yang cukup untuk satu bulan ke depan. Sama seperti gula dan tepung terigu, dia menyatakan, “Dan pihak Bulog sedang menuju kontrak baru untuk 200 ton. Dan itu cukup untuk persiapan kita menyambut puasa di bulan Ramadan dan Idul Fitri nanti.”
Oleh karena itu, beliau mengatakan kepada para penduduk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk tetap tenang dan berbelanja seperti biasa karena logistik sudah siap untuk dua bulan ke depan .Jika beras kita berasal dari Jakarta, juga akan ada persiapan kontrak baru dengan pemasok untuk bulan-bulan mendatang. Dia menambahkan bahwa mereka langsung menerima permintaan dari DMO pabrik di Belitung jika harga minyak goreng HET Rp14 ribu.












