Kehadiran TikTok Shop kembali menjadi berita baik bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang kini merasa semakin sumringah. Dengan platform ini beroperasi kembali, pelaku UMKM memiliki akses lebih besar ke lokapasar, membuka peluang penjualan yang lebih besar.
Keberhasilan ini semakin terangkat dengan berbarengannya kembali TikTok Shop dengan perayaan Hari Belanja Online Nasional pada tanggal 12 Desember, yang merupakan bagian dari kampanye Beli Lokal, kolaborasi antara TikTok dan Tokopedia.
Hikma Sukmawati, pemilik Heylock Project, dan Arvi dari Arvicreation, memberikan kesaksian positif terkait program Beli Lokal. Dalam sebuah acara ngobrol santai di Jakarta, mereka menyampaikan betapa program ini membantu bisnis mereka tumbuh kembali.
Arvi, yang bergerak di bisnis sarung jok motor, menyatakan bahwa program tersebut memberikan dorongan positif. Sejak peluncuran program, Arvicreations berhasil meningkatkan aktivitas live shopping dan bahkan mempekerjakan lebih banyak host untuk menjaga interaksi yang intens dengan calon pembeli.
“Arvicreations akhirnya kembali mempekerjakan lebih banyak host, setelah sebelumnya terpaksa berhenti bekerja sama. Hal ini dilakukan agar bisa memberikan pengalaman belanja yang maksimal kepada pelanggan,” ungkapnya.
Dia melanjutkan dengan memberikan data positif, bahwa penjualan sarung joknya mencapai 30 ribu per bulan, dan produknya sudah tersebar ke seluruh Indonesia. Keberhasilan ini memberikan gambaran positif tentang dampak positif dari kembali beroperasinya TikTok Shop bagi UMKM dalam memperluas pasar dan meningkatkan penjualan.
Arvicreations, yang telah merasakan kesuksesan setelah kembalinya TikTok Shop, berkomitmen untuk terus menghadirkan produk jok motor yang unik. Rencananya, mereka akan memberdayakan lebih banyak pekerja, baik sebagai host maupun staf yang akan membantu memberikan layanan terbaik bagi pelanggan di platform TikTok.
Arvi, pemilik Arvicreations, menyatakan, “Ke depannya, kami akan terus berinovasi dalam menciptakan produk jok motor yang unik. Kami juga berencana untuk memberdayakan lebih banyak pekerja, termasuk host dan staf, sehingga kami dapat memberikan layanan yang lebih baik lagi bagi pelanggan kami di TikTok.”
Sementara itu, Hikma, pemilik Heylook Project, merasa sangat terbantu oleh program Beli Lokal 12.12 yang diinisiasi oleh TikTok Shop bekerja sama dengan Tokopedia. Momen tersebut sangat berkesan baginya, terutama dengan kembalinya TikTok Shop setelah sebelumnya vakum selama dua bulan.
“Pas 12.12 kemarin, aku sangat antusias. Aku bahkan tidak tidur karena begitu antusias. Aku terharu dan merindukan banget keranjang kuning yang sempat vakum selama dua bulan kemarin,” ungkap Hikma.
Dia melanjutkan dengan berbagi kebahagiaan atas hasil penjualan tas laptopnya yang meningkat drastis berkat program Beli Lokal. Jumlah transaksi penjualannya bahkan mencapai tiga kali lipat dari jumlah normalnya, yang biasanya hanya mencapai 50.000 pieces dalam sebulan.
Hikma menekankan bahwa TikTok Shop, yang kini bekerja sama dengan Tokopedia, lebih mengutamakan produk lokal seperti produk tas laptop miliknya. Ini menjadi peluang yang baik bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar mereka di platform ini.
Sumber : https://www.suara.com/bisnis/2023/12/22/100635/cerita-pelaku-umkm-yang-sumringah-tiktok-shop-buka-lagi












